Danramil 01 Banjarnegara Dampingi Petani dalam Kegiatan Pompanisasi untuk Atasi Kekurangan Air
Danramil 01 Banjarnegara Dampingi Petani dalam Kegiatan Pompanisasi untuk Atasi Kekurangan Air
Banjarnegara — Dalam menghadapi kendala minimnya debit air irigasi, Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Banjarnegara harus mencari solusi untuk memastikan tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan sistem pompanisasi. Untuk mendukung kegiatan ini, Danramil 01/Banjarnegara, Kapten Caj Indaryanto, bersama Babinsa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) turun langsung membantu petani mengairi sawah di lahan milik Poktan Maju Tani milik Bapak Akhmad Suratno, di Kelurahan Semampir, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (28/09/2024).
Kapten Caj Indaryanto, dalam kegiatan tersebut, terlibat langsung mulai dari persiapan pompa hingga air berhasil mengalir ke sawah para petani. Sistem pompanisasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi kekeringan, sekaligus memastikan hasil panen tetap optimal. "Pompanisasi adalah salah satu cara bagi petani padi untuk mendapatkan air secara maksimal, sehingga tanaman padi mendapat pasokan yang cukup, dengan harapan hasil panen dapat meningkat," jelas Kapten Indaryanto.
Babinsa dan PPL berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis kepada petani, sebagai bagian dari tugas pokok mereka dalam mendukung program pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga sebagai motivator agar para petani tetap semangat dalam merawat tanaman mereka di sawah. "Dengan adanya pendampingan ini, kita harapkan tanaman padi tumbuh dengan baik dan hasil panennya lebih meningkat," lanjutnya.
Selain itu, Kapten Indaryanto juga menekankan pentingnya pengawasan secara berkala oleh Babinsa dan PPL, sehingga petani bisa segera melaporkan setiap kendala yang dihadapi di lapangan. "Pendampingan ini bertujuan agar segala permasalahan yang muncul dapat segera diselesaikan dengan cepat dan tepat," pungkasnya.
Melalui upaya ini, diharapkan para petani di Banjarnegara bisa terus berproduksi dengan baik meskipun kondisi air irigasi terbatas, serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.(Pendimbna).
What's Your Reaction?