Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Jalan Usaha Tani di Kutawuluh
Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Jalan Usaha Tani di Kutawuluh
Banjarnegara - Suara cangkul yang beradu dengan tanah dan tawa warga yang bergema di sela-sela kerja bakti, menjadi saksi kuatnya semangat kebersamaan di Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Jumat (12/09/2025). Hari itu, Danramil 08/Purwanegara Kapten Inf Sugiyono bersama para Babinsa dan masyarakat setempat bahu-membahu membangun Jalan Usaha Tani (JUT) yang diharapkan menjadi akses penting bagi para petani.
Jalan sederhana itu, meski masih berupa tanah yang diratakan, menyimpan harapan besar bagi warga. Jalur yang akan menghubungkan sawah dan kebun dengan pemukiman ini diyakini akan mempermudah petani membawa hasil panen mereka tanpa harus terkendala jalan becek dan berat dilalui.
“Jalan Usaha Tani merupakan salah satu penentu keberhasilan proses produksi pertanian. Dengan adanya akses jalan ini, para petani bisa lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka. Kami bersama warga bergotong royong agar program ini cepat terwujud,” tutur Kapten Inf Sugiyono di sela-sela kerja bakti.
Kebersamaan antara TNI dan rakyat terlihat begitu nyata. Tidak ada sekat, semua larut dalam semangat gotong royong. Bagi warga, kehadiran Danramil dan Babinsa bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga penyemangat.
Salah satu warga mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Danramil dan Babinsa yang sudah hadir membantu kami. Semoga selalu diberi kemudahan dalam menjalankan tugas. Jalan ini sangat kami butuhkan,” ujarnya penuh haru.
Harapan besar pun mengalir dari kegiatan itu. Jalan Usaha Tani yang dibangun bersama diharapkan dapat memperlancar mobilitas hasil panen, menekan biaya angkut, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Kutawuluh.
Lebih dari sekadar membangun jalan, karya bakti ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat. TNI dan warga bergandeng tangan, menata akses kecil yang membawa dampak besar bagi kehidupan petani dan masa depan ketahanan pangan daerah.(Pendimbna).
What's Your Reaction?