Panen Padi Jadi Momen Silaturahmi TNI dan Petani Pasca Lebaran

Panen Padi Jadi Momen Silaturahmi TNI dan Petani Pasca Lebaran

Panen Padi Jadi Momen Silaturahmi TNI dan Petani Pasca Lebaran

Banjarnegara - Suasana lebaran masih hangat terasa, namun semangat warga Desa Karangtengah, Kecamatan Wanayasa, sudah kembali berpacu dengan waktu. Di tengah hamparan sawah yang menguning, para petani sibuk memanen padi, dan mereka tidak sendiri. Komandan Rayon Militer (Danramil) 17/Wanayasa, Kapten Inf Winarno, bersama anggota Koramil dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), turut turun ke sawah mendampingi warga dalam kegiatan panen padi, Selasa (15/04/2025).

 

Bukan hanya sekadar membantu, kehadiran para prajurit TNI ini menjadi simbol nyata kepedulian dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional—sebuah program strategis yang terus digaungkan pemerintah dan direspons aktif oleh jajaran TNI, termasuk Kodim 0704/Banjarnegara.

 

"Kami ingin hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat petani. Kehadiran kami di musim panen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri, mempererat kebersamaan dengan warga binaan,” ujar Kapten Inf Winarno.

 

Di tengah guyuran matahari, suasana panen terasa hangat dan akrab. Tawa kecil sesekali pecah di antara derap langkah menyusuri petakan sawah. Para petani pun menyambut penuh antusias kehadiran TNI. Salah seorang petani menyampaikan rasa syukurnya:

 

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI. Selain membantu, mereka juga membawa semangat. Kami merasa lebih diperhatikan dan lebih aman," ujarnya dengan mata berbinar.

 

Dalam kesempatan itu, Danramil juga mengimbau para petani untuk menjual hasil panen mereka—khususnya Gabah Kering Panen (GKP)—kepada BULOG, agar harga tetap stabil dan petani tidak dirugikan oleh tengkulak. Pemerintah telah menetapkan harga pembelian GKP sebesar Rp 6.500 per kilogram.

 

"Kami mendukung penuh program pemerintah. Salah satunya dengan menjaga kestabilan harga gabah. Jangan sampai hasil kerja keras petani dihargai rendah oleh tengkulak. Dengan menjual ke BULOG, kita bantu ekonomi petani dan perkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

 

Kegiatan panen bersama ini menjadi bukti sinergi yang erat antara TNI dan masyarakat. Di tengah ladang dan jerami, tumbuh pula harapan dan semangat baru untuk terus membangun desa dan memperkuat ketahanan pangan, dari Banjarnegara untuk Indonesia.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow