Program Unggulan Kasad  Koramil 02 Klampok Dampingi Kegiatan Posyandu

Program Unggulan Kasad  Koramil 02 Klampok Dampingi Kegiatan Posyandu

Program Unggulan Kasad  Koramil 02 Klampok Dampingi Kegiatan Posyandu

Banjarnegara - Program Pemerintah pusat dan TNI AD, BATI Komsos Koramil 02/ Klampok Pelda Saeful Arif.M beserta dua orang Anggota Babinsa mendampingi Kegiatan Posyandu Anak Balita dan ibu hamil Guna Upaya Pencegahan Stunting sebagai rangkaian kegiatan bertempat di Posyandu Lestari 05 Di Rumah Ibu Suryani RT 02 RW 05 Dusun Depok  Desa Pagak Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara, Selasa  (11/11/2025).

Danramil 02/Klampok Kapten inf Arief herry SBW  mengatakan kegiatan Babinsa mendampingi Bidan Desa dalam hal ini program TNI Angkatan Darat untuk memberikan layanan kepada masyarakat melalui kegiatan makanan tambahan bergizi yang berupa Susu murni Sapi untuk mencegah pertumbuhan Stunting pada anak2 balita di wilayah Kecamatan Purwareja Klampok Kab banjarnegara

“jadi kita membantu pemerintah memberikan edukasi, pemahaman serta memberikan  makanan tambahan untuk mencegah stunting kata Danramil 02/kalmpok Kapten Inf Arief herry SBW

Kapten Inf arif herry SBW Menjelaskan ,Babinsa untuk mendukung penuh Program Percepatan Penurunan Stunting melalui kegiatan-kegiatan edukasi dan pemberian bantuan makanan bergizi kepada keluarga beresiko Stunting.

“Saya telah memerintahkan Babinsa untuk komunikasi dengan pemerintah desa setempat, segera mendata seluruh keluarga yang beresiko Stunting dan juga memberikan edukasi pencegahan Stunting” terang Danramil 02/Klampok Kapten Arief Herry SBW.

Ia menambahkan, salah satu penyebab terjadinya Stunting pada anak yaitu akibat kekurangan gizi seperti kurangnya makanan bergizi yaitu sayur-sayuran, buah2an, daging, ikan dan tambahan minuman seperti susu.

Anak stunting mengalami pertumbuhan dan perkembangan tidak maksimal, ini menyebabkan tubuh mereka pendek dari anak seusia mereka, selain itu sulit berkonsentrasi sehingga prestasi sekolah rendah dan berisiko mengalami penyakit metabolism,” sebutnya.

Kompleksitas intervensi program Percepatan Penurunan Stunting tidak dapat dilakukan oleh siapa saja, namun pemerintah memberikan ruang apresiasi dan kontribusi kepada seluruh unsur pemerintah dan masyarakat untuk berperan serta dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting  diharapkan mampu menguatkan peran TNI dalam bersinergi bersama membangun bangsa melalui kegiatan-kegiatan strategis.

Kolaborasi yang dilakukan antara Beberapa eleman masyarakat dengan TNI , salah satunya melalui TNI Manunggal KB Kesehatan dimana kegiatan ini mampu meningkatkan kesertaan masyarakat dalam ber-KB.

“Kami yakin dan percaya dengan kolaborasi dan sinegritas mampu memberikan hasil yang baik bagi pembangunan bangsa dan dalam upaya menciptakan generasi unggul di masa depan, generasi yang bebas Stunting,” Tambahnya  BATI Komsos 02/klampok Pelda Saeful Arif.M

pendekatan keluarga  yang berfokus pada pencegahan terjadinya Stunting baru dengan melakukan pendampingan kepada keluarga yang berisiko melahirkan anak-anak Stunting, dengan prioritas pendampingan kepada calon pengantin atau calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, ibu pasca salin dan anak usia dibawah 2 tahun, tutupnya.

Tampak hadir dalam kegiatan Dari Puskesmas Klampok ibu Wiwi Amd, keb, Ibu Lia Fitriani S. kep. Ns, Bidan Desa Ibu Yuni, Kader Posyandu Ahli Gizi dari Puskesmas 1 Klampok Ibu Mei  jumlah balita 30 anak.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow