TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Harapan: Karya Bakti RTLH di Dusun Jambuer
TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Harapan: Karya Bakti RTLH di Dusun Jambuer
Banjarnegara - Di tengah hawa sejuk pegunungan Kecamatan Pejawaran, semangat gotong royong kembali membara. Senin pagi (28/07/2025), di Dusun Jambuer, Desa Karangsari, sejumlah warga tampak sibuk memikul kayu, mencampur adukan semen, dan saling bahu-membahu membangun rumah milik Bapak Mukhlis, warga setempat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Namun, ada yang berbeda dari kegiatan karya bakti pagi itu. Di antara warga, tampak Serma Batang Haryanto bersama tiga orang anggota Koramil 16/Pejawaran, Kodim 0704/Banjarnegara, Korem 071/Wijayakusuma, turut serta bekerja di bawah sinar matahari. Dengan tangan berlumpur dan peluh yang membasahi dahi, mereka menyatu bersama masyarakat, tanpa sekat pangkat ataupun jabatan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Karya Bakti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang menjadi bagian dari Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), sekaligus wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial di wilayah binaannya.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya slogan. Ini bukti nyata bagaimana kami hadir, bekerja, dan mengabdi bersama rakyat,” ujar Danramil 16/Pejawaran, Lettu Caj Fikri Azhari, S.H. dengan penuh semangat saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, karya bakti ini tidak hanya sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kebersamaan, mempererat hubungan emosional antara prajurit dengan warga, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Bagi Bapak Mukhlis, kehadiran Babinsa dan para warga adalah berkah yang tak ternilai. “Saya sangat terharu. Rumah saya yang dulu hampir roboh, sekarang mulai dibangun kembali berkat bantuan semua pihak, terutama dari TNI. Kehadiran Babinsa memberi semangat luar biasa bagi kami,” ucapnya sambil menyeka air mata haru.
Warga Dusun Jambuer pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan rumah menjadikan momen ini lebih dari sekadar kegiatan sosial. Ia menjadi ruang pembelajaran kolektif tentang arti saling peduli dan membantu.
Di akhir kegiatan, Danramil memberikan apresiasi kepada seluruh anggotanya yang telah melaksanakan tugas dengan dedikasi tinggi. “Terus jaga hubungan baik dengan masyarakat dan pemerintah desa. Karena dari sinilah kekuatan kita tumbuh dari kepercayaan dan kedekatan dengan rakyat,” pesannya.
Kegiatan karya bakti RTLH ini menjadi cermin bagaimana TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam membangun masa depan yang lebih baik.(Pendimbna).
What's Your Reaction?